Proses produksi baja tahan karat dupleks

Nov 26, 2024 Tinggalkan pesan

Apa proses produksi baja tahan karat dupleks?

Proses produksi baja tahan karat dupleks biasanya mencakup proses utama berikut:

1. Batching: Berdasarkan persyaratan mutu dan komposisi baja tahan karat dupleks tertentu, berbagai bahan baku (seperti besi, kromium, nikel, molibdenum, dll.) dicampur dalam proporsi tertentu.

2. Peleburan: Masukkan bahan baku yang telah disiapkan ke dalam tungku peleburan untuk dilebur, biasanya menggunakan tungku busur listrik, tungku induksi, dan peralatan lainnya. Selama proses peleburan, perlu dilakukan pengendalian parameter seperti suhu, tekanan, dan atmosfer untuk memastikan keseragaman dan kemurnian komposisi paduan.

3. Pengecoran: Tuang baja cair ke dalam cetakan untuk membentuk ingot atau coran. Metode pengecoran dapat dipilih sesuai dengan bentuk dan ukuran produk, seperti pengecoran cetakan, pengecoran kontinyu, dll.

4. Hot rolling: pengerolan panas ingot atau coran baja menjadi bentuk dan ukuran tertentu. Selama proses pengerolan panas, parameter seperti suhu, deformasi, dan kecepatan pengerolan perlu dikontrol untuk memastikan kualitas produk.

5. Anil: Produk yang digulung panas dianil untuk menghilangkan tekanan internal, memperbaiki struktur organisasi, dan meningkatkan plastisitas. Suhu dan waktu anil ditentukan berdasarkan bahan dan persyaratan tertentu.

Pengawetan: Setelah annealing, produk diasamkan untuk menghilangkan kerak oksida dan kotoran pada permukaan. Larutan pengawetan biasanya berupa asam sulfat, asam klorida, dll.

6. Penggulungan dingin: Produk yang diawetkan digulung dingin untuk mencapai bentuk dan ukuran akhirnya. Selama proses penggulungan dingin, parameter seperti deformasi, kecepatan penggulungan, dan tegangan perlu dikontrol untuk memastikan keakuratan dan kualitas permukaan produk.

7. Perlakuan panas: Produk yang digulung dingin diberi perlakuan panas untuk memperoleh sifat mekanis dan ketahanan korosi yang dibutuhkan. Proses perlakuan panas meliputi perlakuan larutan, perlakuan penuaan, dll.

8. Finishing: Perlakuan finishing dilakukan pada produk setelah dilakukan perlakuan panas, seperti pelurusan, pemotongan, pemolesan, dan lain sebagainya, untuk meningkatkan kualitas tampilan dan ketepatan dimensi produk.

9. Pemeriksaan dan pengemasan: Pemeriksaan produk jadi, termasuk analisis komposisi kimia, uji sifat mekanis, uji ketahanan korosi, dll. Setelah lulus pemeriksaan, produk dikemas dan diberi label untuk transportasi dan penjualan.

Perlu dicatat bahwa berbagai merek dan spesifikasi baja tahan karat dupleks mungkin memerlukan proses produksi yang berbeda, dan proses produksi tertentu harus disesuaikan dan dioptimalkan sesuai dengan situasi sebenarnya. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang area aplikasi dan proses produksi baja tahan karat dupleks, Anda dapat menghubungi Jiangsu Tisco Metal untuk konsultasi lebih lanjut, dan para profesional akan memberi Anda layanan profesional.

Kirim permintaan

whatsapp

Telepon

Email

Permintaan